Rabu, 09 Februari 2011

Cowek Ireng

9 Februari 2011

Hmm..Dari namanya saja sudah kebayang kan rumah makan apa yang saya datangi hari ini? yup, rumah makan yang menyediakan aneka sambal, aneka lauk goreng dan bakar, serta aneka juice =)
Bertempat di jalan Majapahit, deretan seberang Asaya Home Depo (pokoknya kalau sudah kelihatan Asaya, langsung toleh kanan, pasti ketemu). Didukung oleh konsep rumah makan nya, tradisional, lesehan, dengan meja kursi kayu seperti di kampung halaman, rumah makan ini dapat menjadi pilihan tempat makan yang nyaman, sekaligus untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.
Lauk yang disediakan bermacam-macam mulai dari tempe, ayam, jerohan, ikan air tawar dan ikan laut. Semuanya bisa pilih mau digoreng atau dibakar. Yang kali ini saya cicipi adalah Tempe goreng dan sambal teri. Tempenya gurih, digoreng dengan tingkat kematangan yang pas. Sedap sekali dimakan dengan sambal teri (sambal terasi, dari cabai rawit asli, diuleg denga teri, sehingga di sambalnya ada rasa asin dari teri). Harga tempe goreng Rp 2.500,- per porsi. Sedangkan sambal teri dihargai Rp1.500,- per porsi.
Gambat di samping adalah ati ampela bakar. Mirip sate ati ampela biasa, tapi lebih terasa kecapnya yang manis dan sedikit rasa gosong karena dibakar. Warnanya menggugah selera, rasanya pun tidak mengecewakan, harus dicoba bagi penggemar ati ampela seperti partner makan saya kali ini =). Satu porsi ati ampela bakar dapat dinikmati dengan harga Rp 4.500,-

Satu lagi lauk yang kami pesan, bandeng presto bakar bumbu kecap.
Bandeng presto ini ukurannya tidak terlalu besar, tapi pasti cukup untuk satu porsi. Bandengnya bukan bandeng presto seperti yang biasa dijual untuk oleh-oleh, tapi bisa disebut presto juga karena durinya memang lunak. Bandeng dimasak dengan bumbu kecap, kemudian dibungkus dulu dengan daun pisang, baru kemudian dibakar. Nikmat sekali dimakan dengan sambal dan nasi hangat..nyeemmm >,< harganya Rp 5.500,- per porsi.
Nasi putih dihargai Rp 2.500,- per porsi, tapi per porsi nasi putih tidak disajikan sendiri-sendiri dengan piring namun dengan tempat nasi tradisional dari bambu yang dialasi dau pisang. Piringnya pun piring dari anyaman rotan dan dialasi daun pisang juga. Sayang porsi nasi putih untuk 2 orang ini sedikit ='( Sampai rumah sudah lapar lagi. Untuk yang suka banyak nasi, mungkin butuh extra nasi =)


Minuman di samping ini nih, favorit saya. Juice Chocolato Mix. Susu cokelat dan cappuccino, di mix, kemudian di atasnya ditaburi sereal gandum cokelat yang crunchy. Manis manis pahit cokelatnya berpadu dengan renyah sereal, sangat melegakan mulut yang panas karena sambal.hehe.. Penggemar minuman cokelat harus mencoba minuman yang dibanderol Rp 5.000,- per gelas ini.






Kalu mau yang tidak terlalu berat, disediakan es jeruk, lemon tea, es teh, dll.
Segelas es jeruk juga sangat segar jika diminum setelah menyantap sambal yang pedas ( es jeruk Rp 3.000,- per gelas). Hanya perlu diperhatikan bagi yang perutnya sedikit sensitif, karena pedasnya sambal dapat bereaksi tidak enak jika diminumi yang asam-asam, hehee =)






nantikan perjalanan makan memakan saya berikutnya, tetap makan enak, dan salam senyum untuk pembaca sekalian =)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar